S EMINAR INTERNASIONAL DAN FOR UM ILMIAH TAHU

S Eminar Internasional Dan For Um Ilmiah Tahu-PDF Download

  • Date:09 Dec 2019
  • Views:48
  • Downloads:0
  • Pages:19
  • Size:2.72 MB

Share Pdf : S Eminar Internasional Dan For Um Ilmiah Tahu

Download and Preview : S Eminar Internasional Dan For Um Ilmiah Tahu


Report CopyRight/DMCA Form For : S Eminar Internasional Dan For Um Ilmiah Tahu


Transcription:

ISBN 978 602 94,ASIONAL DAN FOR,URVEYOR INDONES,RMASI GEOS. SPASIAL BA,AGI PENGELO,A ALAM DAN,Wiw win Ambarwu ulan. Sri Lestari Munaj,Arisauna M Pahhlevi,Anddry Bakti Hidayah. Diaan Ardiansyah,Aguung Christiantto,Bammbang Wahyu u Sudarmaji. Dewwayany Sutrissno,Fahhmi Amhar,Parluhutan Manu urung.
Adee Komara Mu ulyana,Disain Layout,Yocchi Citra Pram. BADAN INF FORMASI GE EOSPASIAL,IKATAN SU URVEYOR IN NDONESIA. Jakarta Rabu, SEMINAR INTERNASIONAL DAN FORUM ILMIAH TAHUNAN IKATAN SURVEYOR INDONESIA 2012. Sebelumnya marilah kita bersama sama menundukkan kepala seraya mengucap puji syukur ke hadirat Allah. SWT karena hanya atas izinNya Kegiatan Forum Ilmiah Tahunan 2012 dan Peringatan HUT ISI ke 40. dengan tema INFORMASI GEOSPASIAL BAGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DAN. PEMBANGUNAN EKONOMI dapat berjalan dengan baik, Ikatan Ssurveyor Indonesia ISI atau disebut juga Indonesian Surveyors Association ISA merupakan. organisasi profesi yang dilahirkan oleh para pakar di bidang survei dan pemetaan lebih 40 tahun yang lalu. tepatnya pada tanggal 27 Juni 1972 telah banyak berkiprah dalam mendukung pemetaan yang sekarang dengan. lahirnya undang undang baru disebut Undang Undang Informasi Geospasial UU IG yang sangat penting. artinya dalam pembangunan nasional, Dalam kurun waktu 40 tahun perjalanan ISI sebagai salah satu organisasi profesi tertua dunia telah mengalami.
perkembangan teknologi yang pesat ISI yang dilahirkan karena adanya kesamaan visi para pakar survei dan. pemetaan yang pada waktu itu hingga kini menempatkan pengembangan SDM sebagai salah satu komponen. utama keberhasilan perkembangan Iptek informasi geospasial dalam kancah nasional maupun internasional. SDM yang handal mampu menghasilkan dan mengembangkan teknologi dan metode metode baru untuk. menjawab tantangan kebutuhan nasional akan informasi geospasial guna mendukung pembangunan nasional. yang tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia. SDM yang handal juga akan mampu bersaing di kancah internasional dalam menelurkan ide ide dan program. program dan implementasi informasi geospasial yang akurat untuk mendukung pembangunan dan kerjasama. regional maupun global, Bahkan SDM yang handal akan mampu membawa nama bangsa ke mata dunia terkait dengan perkembangan. dan pemanfaatan Iptek informasi geospasial untuk menciptakan tatanan dunia yang lebih baik. Untuk itu perlu digarisbawahi pentingnya ISI untuk lebih mengedepankan peningkatan kapasitas SDM IG. sehingga ke depannya SDM IG mempunyai kemampuan riset yang tinggi dan dapat menawarkan trobosan baru. baik itu berkaitan dengan teknologi maupun metode metode baru di bidang IG yang mampu bersaing di tingkat. nasional regional maupun global, Urgensi peningkatan kapasitas SDM adalah fakta Akan dicanangkannya AFTA 2014 dimana persaingan SDM. teknologi dan metode metode IG akan lebih keras di kancah regional maupun global merupakan bukti nyata. perlunya kita mempersiapkan SDM dan kemampuan Iptek IG kita se baik baiknya dan sesegera mungkin. Sebelum kemampuan IG kita dikuasai oleh pihak pihak asing bahkan di negeri sendiri. Oleh karena itu ISI tidak dapat bekerja sendiri Ilmu geomatika yang mendasari perkembangan teknologi dan. metode IG merupakan multi displin ilmu kebumian yang mempunyai berbagai pakar praktisi dan pemerhati. yang tersebar dalam berbagai organisasi profesi Sebagai contoh MAPIN yang bergerak di bidang teknologi. penginderaan jauh MHI yang bergerak di bidang hidrologi IGI yang bergerak di bidang geografi AKI yang. bergerak di bidang kartografi dan himpunan himpunan organisasi profesi lainnya yang tidak dapat disebutkan. satu persatu Tentunya mempunyai keinginan yang sama dalam meningkatkan kapasitas SDM nya guna. menjawab persaingan global di era AFTA 2014 nanti, Oleh karena itu marilah kita duduk bersama bekerjasama dengan visi ke depan yang sama dalam usaha usaha. untuk meningkatkan kompetensi SDM kita supaya bangsa kita siap menghadapi tantangan persaingan dunia di. bidang informasi geospasial UU No 4 Tahun 2011 telah mengamanatkan akan pentingnya meningkatkan. kapasitas SDM di berbagai profesi IG melalui pendidikan ataupun pelatihan lainnya sehingga SDM kita. mempunyai sertifikasi yang tepat sebagai bekal untuk bekerja dan bersaing di kancah IG. INFORMASI GEOSPASIAL BAGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DAN PEMBANGUNAN EKONOMI ii. SEMINAR INTERNASIONAL DAN FORUM ILMIAH TAHUNAN IKATAN SURVEYOR INDONESIA 2012. Pembangunan nasional membutuhkan data dan informasi yang handal guna mendapatkan hasil yang tepat cepat. dan akurat bagi kemaslahatan masyarakat Indonesia Pembangunan ini tidak dapat berjalan optimal tanpa. adanya dukungan IG yang tepat Carut marut tata ruang nasional merupakan salah satu contoh yang nyata. bagaimana IG yang akurat dan tepat belum dimanfaatkan secara optimal Bencana nasional yang disebabkan. ulah manusia yang tidak berwawasan lingkungan merupakan contoh lainnya bagaimana IG belum dimanfaatkan. secara benar untuk mendukung pengambil kebijakan yang berkelanjutan. Oleh karena itu anggota ISI beserta anggota APSPIG perguruan tinggi para peneliti dan anggota anggota. organisasi profesi lainnya dapat bersatu untuk lebih menekankan pentingnya peran IG dalam mendukung. kebijakan pemerintah dan pengambilan keputusan berbasis spasial yang insyaallah ke depannya akan. memberikan Indonesia yang lebih baik Indonesia yang lebih hijau dan Indonesia yang lebih sejahtera. Dengan dicanangkannya program percepatan pembangunan nasional dalam MP3EI Master plan Percepatan dan. Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia tantangan bagi ISI semakin besar IG yang dihasilkan dari. teknologi dan metode yang handal semakin dibutuhkan untuk mendukung program progam pembangunan. ekonomi ini Anggota ISI pun diharapkan dapat memulai menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah guna. mendukung keberhasilan program nasional ini Pilot proyek kerjasama diharapkan ke depannya dapat terjalin. antara ISI dengan KKP di Kep Riau Kemenhut KLH di Kaltim dan Kalteng Kemen Parenkraf atau ISI. merencanakan kegiatan Ekonomi Kreatif di Bali dan NTB. Selain itu dari sisi teknologi dengan berkembangnya peralatan survei dan akuisisi IG diharapkan adanya peran. swasta untuk menyediakan peralatan dengan kredit murah dengan jaminan kontrak kerja guna memajukan. ASPIG yang juga merupakan anggota ISI, Pada akhirnya disampaikan penghargaan dan terimakasih yang sebesar besarnya bagi pengurus ISI periode 2011. 2014 dan juga kepada seluruh panitai FIT dan HUT ISI ini atas semua dedikasinya untuk menjadikan ISI lebih. baik sehingga ISI dapat memberikan yang terbaik bagi negeri ini juga kepada panitia yang telah membuat acara. ini dapat terselenggara dengan baik Marilah kita bersama sama merapatkan barisan untuk mendukung. pembangunan ekonomi nasional di setiap sektor kehidupan DIRGAHAYU ISI. Ketua ISI Periode 2011 2014,Ir Budhy Andono Soenhadi MCP.
INFORMASI GEOSPASIAL BAGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DAN PEMBANGUNAN EKONOMI iii. SEMINAR INTERNASIONAL DAN FORUM ILMIAH TAHUNAN IKATAN SURVEYOR INDONESIA 2012. Forum Ilmiah Tahunan FIT merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Ikatan Surveyor. Indonesia ISI untuk mewadahi para anggotanya dan stakeholder surveyor pada umumnya untuk. menyampaikan hasil penelitian dalam bidang informasi geospasial Forum ini menjadi sarana untuk bertukar. ilmu pengetahuan serta pengalaman tentang teknologi maupun pengalaman menggunakan dan menganalisis data. dan informasi geospasial di antara para peneliti para praktisi maupun pengajar pada perguruan tinggi. Forum Ilmiah Tahunan FIT Tahun 2012 ini dilaksanakan bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ISI. ke 40 yang sekaligus dilaksanakan dalm bentuk seminar internasional Seminar internasional ini mengambil. tema INFORMASI GEOSPASIAL BAGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DAN. PEMBANGUNAN EKONOMI Forum seminar internasional ini telah dihadiri oleh pembicara dari. mancanegara seperti Belanda Denmark dan Singapura FIT ke 40 dilaksanakan di Jakarta dengan dihadiri oleh. sekitar 400 orang peserta dari berbagai institusi pemerintah maupun swasta dari Indonesia dan mancanegara. Pada FIT 2012 telah terseleksi 80 paper yang awalnya dibagi atas 3 tema utama namun di dalam proses editing. maka tema berkembang menjadi 4 yaitu i Perkembangan Teknologi Akusisi Data dan Informasi Geospasial. ii Peran Informasi Geospasial dalam Pengelolaan Sumberdaya Alam dan iii Peran Informasi Geospasial. dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi dan iv Pembangunan Aplikasi Sistem Bidang Informasi Geospasial. Paper paper inilah yang disajikan dalam prosiding ini. Diharapkan prosiding ini dapat berguna bagi seluruh stakeholder surveyor untuk peningkatan kompetensi diri. dan institusi Ini semua demi meningkatkan peran dan partisipasi Indonesia dalam pengembangan ilmu. pengetahuan bidang informasi geospasial dan ilmu terkait. Panitia Forum Ilmiah Tahunan 2012,HUT ISI ke 40,Dr Ir Wiwin Ambarwulan M Sc. INFORMASI GEOSPASIAL BAGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DAN PEMBANGUNAN EKONOMI iv. SEMINAR INTERNASIONAL DAN FORUM ILMIAH TAHUNAN IKATAN SURVEYOR INDONESIA 2012. SAMBUTAN KETUA ISI ii,KATA PENGANTAR iv,DAFTAR ISI v. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI AKUISISI DATA DAN INFORMASI GEOSPASIAL. 1 1 Accuracy Evaluation of Lidar Derived Terrain Data 1. SOETAAT dkk UGM Yogyakarta, 1 2 Development and Implementation of Paperless Surveying Sheet in the Form of Android 7. Application for Greener Surveying and Measurement Technology. ANDRI SUPRAYOGI dan SUTOMO KAHAR UNDIP Semarang, 1 3 Pemodelan Arsitektur Bangunan dengan Kamera Amatir Digital dan Geometri Gambar 15. Perspektif Menggunakan Google Sketchup,HUSNUL HIDAYAT dan AGUNG B CAHYONO ITS Surabaya.
1 4 Pemutakhiran Data Elevasi Jalan Secara Cepat dan Akurat dengan Metode GNSS Kinematik 22. untuk Identifikasi Daerah Genangan Banjir di Kota Semarang. L M SABRI dkk UNDIP Semarang, 1 5 Studi Kinerja Perangkat Lunak Leica Geo Office 8 1 Untuk Pengelolaan Data GPS Baseline 26. IRWAN GUMILAR dkk ITB Bandung, 1 6 Analisis Penggunaan Chart Datum dalam Pembuatan Peta LPI Skala 1 50 000 32. FAJAR T M dan R DESTARINA BIG Bogor, 1 7 Aplikasi Echosounder Multibeam Odom ES 3 untuk Mendeteksi Lokasi Karang Sea Trial di 36. Sekitar Karang Lamtari Teluk Jakarta,FAJAR T M dkk BIG Bogor. 1 8 Analisis Geometri Multipath Stasiun Continuous GPS CGPS 38. YAN ANUGRAH RAHMAWAN BIG Bogor, 1 9 Checker Board Test Distribusi Slip Gempa Mentawai 2010 dari Data Pengamatan GPS dengan 41.
Teknik Inversi Kuadrat Terkecil,M AWALUDDIN dkk UNDIP Semarang. 1 10 Implementasi BPN Web CORS Station SpiderWEB untuk Keperluan Survei Kadastral BPN RI 48. RANGGA BAYU PRASETYA dkk ALMEGA Jakarta, 1 11 Jaring Kontrol Geodesi Nasional Kondisi Kekinian dan tantangan 51. ARISAUNA M PAHLEVI dkk BIG Bogor, 1 12 Konversi Datum Vertikal DSM IFSAR untuk Pemetaan Rupabumi Skala 1 25 000 56. E JUNIATI dan A RIZALDY BIG Bogor, INFORMASI GEOSPASIAL BAGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DAN PEMBANGUNAN EKONOMI v. SEMINAR INTERNASIONAL DAN FORUM ILMIAH TAHUNAN IKATAN SURVEYOR INDONESIA 2012. 1 13 Mengenal Pengukuran Common Border Datum Reference Frame CBDRF Sepanjang 59. Perbatasan Darat Indonesia dan Malaysia,GAMA HIRAWAN dkk BIG Bogor.
1 14 Mengukur Sebaran Khlorofil a di Perairan Laut Timor Menggunakan Data MODIS tahun 2010 63. MUHAMMAD RAMDHAN KKP Jakarta, 1 15 Pemanfaatan Citra Satelit Penginderaan Jauh untuk Melengkapi Statistik Data Lahan Pertanian 67. M TAUFIK dan ALBERTUS J ANTHONI ITS Surabaya, 1 16 Pemetaan Gelombang Laut Melalui Pemodelan Numerik untuk Identifikasi Kerentanan 75. Wilayah Pesisir Terhadap Abrasi di Wilayah Pesisir Cirebon. IRWAN ABDUL ROHMAN dan W WINDUPRANATA ITB Bandung,1 17 Modernizing Indonesia Cadastral Survey 82. I M TONY S HAROEN BPN Jakarta, 1 18 Pemetaan Kampung Terluar Sebagai Dasar Penyusunan Peta Batas Wilayah 84. BAMBANG RIADI dan BAMBANG WAHYU S BIG Bogor, 1 19 Pemetaan Kadaster Menggunakan Metode Nirawak 88.
S HENDRIATININGSIH dkk ITB Bandung, 1 20 Penentuan Common Point Antara Indonesia dan Malaysia Melalui Survei Hidrografi di Sekitar 93. Tanjung Datu,EKO ARTANTO BIG Bogor, 1 21 Penggunaan Metode Fotogrametri Jarak Dekat untuk Pemodelan 3D Candi Gedong Songo 97. Provinsi Jawa Tengah,SAWITRI SUBIYANTO dan A D PRASTYO UNDIP Semarang. 1 22 Penentuan Model Geoid Bali Menggunakan Metode Least Square Collocation 105. DYAH PANGASTUTI BIG Bogor, 1 23 Perbandingan Metode Unsupervised Reclassify Classification dan Supervised Segmentation 112. Maximum Likelihood Classification Menggunakan Perangkat Lunak Idrisi 17 Untuk Pulau. Tarakan Provinsi Kalimantan timur,ARDITYO DANOESOEBROTO ITB Bandung.
1 24 Quality Assessment of Calibrated non Metric Medium Camera 117. SOETAAT dkk UGM Yogyakarta, 1 25 Quality Assessment of DEMs Dirived by Terrasar X 124. SOETAAT dkk UGM Yogyakarta, 1 26 Robust Mosaicing UAV Images for Rapid Monitoring and Mapping Environmental Changes 141. MARTINUS EDWIN TJAHJADI dkk ITN Malang, 1 27 Sistem Satelit Navigasi Compass Compass Satellite Navigation System 145. FANDI FAT dkk ITB Bandung, 1 28 Status Stasiun Continuously Operating Reference Station CORS Badan Informasi Geospasial 155. ELISA HARLIA SANDI dkk BIG Bogor, 1 29 Studi Komparasi Pemotretan Udara Menggunakan Kamera Udara Digital Medium Format dan 160.
Large Format,ALDINO RIZALDY dkk BIG Bogor, 1 30 Status Terkini Gasetir Rupabumi dan Pemanfaatannya Bagi Kegiatan TIM Nasional 164. yang tersebar dalam berbagai organisasi profesi Sebagai contoh MAPIN yang bergerak di bidang teknologi penginderaan jauh MHI yang bergerak di bidang hidrologi IGI yang bergerak di bidang geografi AKI yang bergerak di bidang kartografi dan himpunan himpunan organisasi profesi lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu Tentunya

Related Books