Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokter an Program

Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokter An Program-PDF Download

  • Date:03 Jul 2020
  • Views:3
  • Downloads:0
  • Pages:22
  • Size:860.76 KB

Share Pdf : Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokter An Program

Download and Preview : Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokter An Program


Report CopyRight/DMCA Form For : Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokter An Program


Transcription:

Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK dan Dikti, Sejak tanggal 10 Agustus 2012 telah dilakukan pembaruan dan strategi. pembangunan pendidikan tinggi melalui penerbitan Undang Undang No 12 Tahun. 2012 Tentang Pendidikan Tinggi UU Dikti Untuk memenuhi amanat UU Dikti pada. tahun 2016 telah diterbitkan Permenristekdikti No 100 Tahun 2016 Tentang. Pendirian Perubahan Dan Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri Serta Pendirian. Perubahan dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta. Sementara itu Surat Edaran Menristekdikti tanggal 21 September 2016 Nomor 2 M SE lX 20l6. Tentang Pendirian Perguruan Tinggi Baru Dan Pembukaan Program Studi menyatakan bahwa. terhitung sejak 1 Januari 2017 akan diterapkan kebijakan pemberian izin pendirian perguruan tinggi. baru dan pembukaan program studi sebagai berikut, 1 Pendirian perguruan tinggi baru yang menyelenggarakam pendidikan akademik Universitas. lnstitut Sekolah Tinggi sudah dilakukan moratorium sampai batas waktu yang akan. ditentukan kemudian, 2 Pendirian perguruan tinggi baru hanya diberikan untuk perguruan tinggi vokasi dan Institut. 3 Pembukaan program studi akan diberikan untuk program studi di bidang science technology. engineering dan mathematic STEM, 4 Pendirian perguruan tinggi dan pembukaan program studi sebagaimana dimaksud pada angka 1. angka 2 dan angka 3 dapat dikecualikan bagi,a daerah terdepan terluar dan tertinggal 3T dan.
b daerah tertentu dengan kondisi dan kebutuhan khusus. Memenuhi amanat Permenristekdikti di atas dan memperhatikan Surat Edaran Menristekdikti. maka para pengusul perlu dipandu dalam memenuhi persyaratan dan prosedur pendirian dan. perubahan perguruan tinggi swasta serta pembukaan dan perubahan program studi pada. perguruan tinggi, Dengan mematuhi semua persyaratan dan prosedur yang telah ditetapkan diharapkan usul yang. diajukan dapat diproses secara tepat waktu sehingga baik perguruan tinggi yang didirikan atau. diubah maupun program studi yang dibuka atau diubah mampu untuk berkontribusi positif dalam. penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengelolaan perguruan tinggi untuk meningkatkan daya. saing bangsa, Atas perhatian semua pihak kami sampaikan terima kasih. Jakarta 16 Agustus 2017,Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK dan DIKTI. Patdono Suwignyo, Direktur Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi. Sepanjang tahun 2016 telah diproses berbagai usul pendirian atau perubahan. perguruan tinggi swasta serta pembukaan atau perubahan program studi di. lingkungan perguruan tinggi Pengalaman menunjukkan bahwa persyaratan dan. prosedur yang diterapkan telah mampu meningkatkan efisiensi pemrosesan usul. tersebut selain masih terdapat hal hal yang masih dapat dikembangkan sehingga. mampu mempersingkat waktu pemrosesan usul usul yang diajukan. Untuk memfasilitasi dan meningkatkan efisiensi pemrosesan usul yang diajukan telah dilakukan. perubahan Permenristekdikti No 50 Tahun 2015 dengan menerbitkan Permenristekdikti No 100. Tahun 2016 Tentang Pendirian Perubahan Pembubaran PTN dan Pendirian Perubahan. Pencabutan Izin PTS, Berhubung telah dilakukan perubahan Permenristekdikti tersebut maka perlu diterbitkan buku.
tentang persyaratan dan prosedur pendirian dan perubahan perguruan tinggi swasta serta. pembukaan dan perubahan program studi pada perguruan tinggi sebagaimana diperintahkan oleh. Permenristekdikti No 100 Tahun 2016 tersebut termasuk prosedur dan persyaratan pendirian. program studi pendidikan kedokteran ini, Proses administrasi pendirian dan perubahan perguruan tinggi swasta serta pembukaan dan. perubahan program studi pada perguruan tinggi yang telah dilakukan secara digital atau online. sejak Januari 2015 masih tetap dilanjutkan sehingga selain dapat mengurangi waktu biaya dan. tenaga juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan yang bersih dan efisien. Penerbitan buku Persyaratan dan Prosedur Pendirian Program Studi Kedokteran pada. Perguruan Tinggi Tahun 2017 dimaksudkan untuk memandu para pihak yang akan mengusulkan. pendirian dan perubahan program studi pendidikan kedokteran pada perguruan tinggi sesuai Surat. Edaran Menristekdikti di atas, Atas bantuan dan kerja keras semua pihak dalam penerbitan Buku ini saya menyampaikan. penghargaan dan terima kasih,Jakarta 16 Agustus 2017. Direktur Pengembangan Kelembagaan,Perguruan Tinggi. Ridwan Anzib,Daftar Isi, Sambutan Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK dan Dikti 1.
Pengantar Direktur Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi 2. Daftar Isi 3,Bab I Pendahuluan 4,1 Latar Belakang 4. 2 Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Persyaratan Minimum Akreditasi 5. 3 Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokteran pada Perguruan Tinggi 5. Bab II Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokteran Pada Perguruan Tinggi 6. 1 Persyaratan 6,2 Dokumen 9,3 Prosedur 10,4 Jadwal 11. 5 Lampiran 13, a Lampiran 2 1 a Surat Permohonan Usul Pembukaan Program Studi Pendidikan. Kedokteran dari Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri 13. b Lampiran 2 1 a Surat Permohonan Sesuai Jenis Usul untuk Perguruan. Tinggi Swasta 14, c Lampiran 2 1 b Surat Persetujuan Pembukaan Program Studi pendidikan. Kedokteran Dari Badan Penyelenggara khusus PTS 15, d Lampiran 2 1 c Surat Pertimbangan Penambahan Program Studi dari Senat PT 16.
e Lampiran 2 1 d Akta Notaris Pendirian Badan Penyelenggara 17. f Lampiran 2 1 e Dokumen Pengesahan Badan Penyelenggara Sebagai. Badan Hukum 18, g Lampiran 2 1 j Rekomendasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi L2 Dikti 20. Bab III Instrumen Akreditasi Minimum 12,Pendahuluan. 1 Latar Belakang, Mulai tanggal 10 Agustus 2012 Undang Undang No 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan. Tinggi UU Dikti telah menetapkan pola baru dalam perizinan pendirian perguruan tinggi. dan pembukaan program studi, Izin pembukaan program studi akan diterbitkan apabila proposal pembukaan program. studi tersebut telah memenuhi syarat minimum akreditasi program studi sebagaimana. ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri LAM dari program studi tersebut atau BAN. PT dalam hal belum dibentuk LAM dari program studi yang bersangkutan. Dengan demikian sebelum Menristekdikti menerbitkan keputusan tentang izin pembukaan. program studi BAN PT atau LAM terkait akan menerbitkan terlebih dahulu surat keputusan. pemenuhan syarat minimum akreditasi dari program studi yang akan dibuka. Pengaturan penyelenggaraan program studi dapat ditemukan dalam Pasal 33 ayat 3 dan. ayat 5 UU Dikti yang menetapkan sebagai berikut, Ayat 3 Program Studi diselenggarakan atas izin Menteri setelah memenuhi.
persyaratan minimum akreditasi, Ayat 5 Program Studi mendapatkan akreditasi pada saat memperoleh izin. penyelenggaraan, Menurut Pasal 4 ayat 3 Permenristekdikti No 32 Tahun 2016 Tentang Akreditasi Program Studi dan. Perguruan Tinggi akreditasi minimum sebagaimana dimaksud di atas berlaku paling lama 2 dua. tahun terhitung sejak izin diterbitkan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi sejak Juni tahun 2016 telah. menghentikan sementara waktu pengajuan pembukaan program studi pendidikan Kedokteran. dan profesi dokter Pada kurun waktu tersebut telah dilaksanakan pembinaan dan. peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Indonesia baik pada jenjang. program akademik maupun program profesi dokter dan telah menunjukan hasil yang baik. dengan dibuktikan meningkatnya peringkat akreditasi sebagaian besar program studi. kedokteran, Dalam rangka pemenuhan kebutuhan dokter diwilayah wilayah tertentu Kementerian Ristek. dan Dikti melalui Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan. Pendidikan Tinggi memberi kesempatan kepada perguruan tinggi dengan peringkat Akreditasi. Institusi Perguruan Tinggi minimal B diutamakan dengan peringkat akreditasi A dapat. mengusulkan pembukaan program studi pendidikan Kedokteran. Program studi pendidikan kedokteran terdiri atas program pendidikan Sarjana akademik. dan program Profesi Program profesi dokter membutuhkan wahana yang penting yaitu. Rumah Sakit Pendidikan RSP sebagai syarat mutlak pelaksanaan kepaniteraan klinik Oleh. karena itu pembukaan program studi Dokter yang baru harus dapat menjamin keberlanjutan. program studi dan memenuhi syarat minimum sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Tinggi SN Dikti, 2 Standar Nasional Pendidikan Tinggi SN Dikti dan Persyaratan Minimum.
Akreditasi, Penerbitan izin pembukaan program studi didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan. Tinggi SN Dikti sebagaimana diatur dalam Pasal 54 ayat 1 huruf a dan ayat 2 UU Dikti. yang menyatakan sebagai berikut, Ayat 1 huruf a SN Dikti ditetapkan oleh Menteri atas usul suatu badan yang. bertugas menyusun dan mengembangkan SN Dikti, Ayat 2 SN Dikti merupakan satuan standar yang meliputi standar nasional. pendidikan ditambah dengan standar penelitian dan standar pengabdian kepada. masyarakat, Untuk melaksanakan Pasal tersebut telah diterbitkan Permenristekdikti No 44 Tahun 2015. Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi SN Dikti. Menurut Pasal 3 ayat 5 huruf a Permenristekdikti No 32 Tahun 2016 Tentang Akreditasi. Program Studi dan Perguruan Tinggi apabila perguruan tinggi atau program studi memenuhi. SN Dikti maka perguruan tinggi atau program studi tersebut memperoleh status terakreditasi. dengan peringkat terakreditasi Baik Sedangkan kriteria memenuhi standar minimum. akreditasi atau memenuhi persyaratan minimum akreditasi ditetapkan berdasarkan SN. Dikti oleh LAM atau BAN PT sesuai kewenangan masing masing dan dituangkan dalam. instrumen akreditasi minimum pembukaan program studi. 3 Pembukaan Program Studi Pendidikan Kedokteran Pada Perguruan Tinggi. Persyaratan minimum akreditasi untuk pembukaan studi harus dipenuhi oleh perguruan. tinggi pengusul Rekomendasi tentang pemenuhan persyaratan minimum akreditasi. pembukaan program studi pendidikan Kedokteran dilakukan oleh LAM PTKes. Apabila LAM PTKes menyatakan bahwa persyaratan minimum akreditasi untuk pembukaan. prodi telah dipenuhi maka Menristekdikti akan menerbitkan izin pembukaan progam studi. Pengusulan pembukaan program studi pendidikan Kedokteran tahun 2017 ini dilakukan. dengan mengirim proposal berserta lampiran secara daringl atau online ke. silemkerma ristekdikti go id, Pembukaan Program studi pendidikan Kedokteran Pada.
Perguruan Tinggi,1 Persyaratan,1 1 Persyaratan terdiri atas. a Telah memiliki izin pendirian perguruan tinggi yang diterbitkan oleh. Depdikbud Depdiknas Kemdiknas Kemdikbud atau Kemristekdikti khusus PTS. b Badan Penyelenggara telah memenuhi legalitas khusus bagi PTS yaitu. 1 memiliki akta notaris pendirian Badan Penyelenggara beserta segala. perubahannya jika pernah dilakukan perubahan, 2 memiliki keputusan dari pejabat yang berwenang tentang pengesahan Badan. Penyelenggara sebagai badan hukum misalnya Keputusan Menkumham untuk. c Persetujuan pembukaan program studi pendidikan kedokteran dari badan. penyelenggara khusus PTS, d Pertimbangan senat mengenai penambahan program studi pendidikan kedokteran dari. perguruan tinggi pengusul, e Akreditasi institusi perguruan tinggi minimum B baik diutamakan yang berperingkat. akreditasi A,f Referensi Bank khusus PTS, g Memenuhi syarat minimum akreditasi program studi sesuai standar nasional.
pendidikan tinggi, h Rencana pembukaan program studi telah dicantumkan dalam rencana strategis. perguruan tinggi yang bersangkutan, i Kurikulum disusun berdasarkan capaian pembelajaran sesuai standar nasional. pendidikan tinggi SN Dikti standar nasional pendidikan kedokteran muatan lokal. dan potensi daerah, 1 Dosen paling sedikit berjumlah 26 dua puluh enam berdasarkan Perkonsil No 15. tahun 2013 orang dokter sebagai staf pendidik dosen pendamping cabang ilmu. dengan kualifikasi, 1 1 10 sepuluh Dokter sebagai staf pendidik dosen ilmu Biomedik masing masing. seorang ahli bidang Anatomi Biokimia Histologi Biologi Sel dan Molekuler. Fisiologi Mikrobiologi Parasitologi Patologi Anatomi Patologi Klinik dan. Farmakologi dengan masing masing kualifikasi Magister S 2 Spesialis Sp 1. 1 2 1 satu Dokter sebagai staff pendidik Dosen Ilmu Humaniora Kedokteran. termasuk Ilmu Bioetik dan Medikolegal dengan kualifikasi Magister. 1 3 1 satu pakar pendidikan kedokteran Medical Education dengan kualifikasi S 2. Magister Pendidikan Kedokteran Medical Education, 1 4 12 dua belas dokter sebagai staf dosen pendidik di klinik masing masing.
seorang spesialis dalam bidang ilmu penyakit dalam ilmu bedah ilmu. kesehatan anak ilmu kebidanan dan penyakit kandungan ilmu penyakit syaraf. ilmu kesehatan jiwa ilmu kesehatan kulit dan kelamin ilmu kesehatan mata. ilmu THT ilmu anestesi radiologi dan kedokteran forensik dan medikolegal. dengan masing masing kualifikasi spesialis, 1 5 2 dua dokter sebagai staf pendidik dosen yang memiliki kompetensi Ilmu. Kesehatan Masyarakat Ilmu Kedokteran Komunitas dan Ilmu Kedokteran. Pencegahan dengan masing masing kulifikasi Magister. 1 6 Seluruh dosen telah mengikuti pelatihan terkait pelaksanaan pembelajaran. dalam kurikulum berbasis kompetensi,2 dosen sebagaimana dimaksud pada angka 1 berusia. 2 1 paling tinggi 56 lima puluh enam tahun untuk Pegawai Negeri Sipil atau 35. tiga puluh lima tahun apabila berstatus non Pegawai Negeri Sipil bagi. program studi yang akan dibuka pada PTN, 2 2 paling tinggi 58 lima puluh delapan tahun pada saat diterima sebagai dosen. bagi program studi yang akan dibuka pada PTS, 3 dosen sebagaimana dimaksud pada angka 1 bersedia bekerja penuh waktu selama 40. Izin pembukaan program studi akan diterbitkan apabila proposal pembukaan program studi tersebut telah memenuhi syarat minimum akreditasi program studi sebagaimana ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri LAM dari program studi tersebut atau BAN PT dalam hal belum dibentuk LAM dari program studi yang bersangkutan Dengan demikian sebelum Menristekdikti menerbitkan keputusan tentang izin

Related Books