HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DAN HARGA DIRI PADA REMAJA DENGAN

Hubungan Penerimaan Diri Dan Harga Diri Pada Remaja Dengan-PDF Download

  • Date:16 Sep 2020
  • Views:2
  • Downloads:0
  • Pages:69
  • Size:3.23 MB

Share Pdf : Hubungan Penerimaan Diri Dan Harga Diri Pada Remaja Dengan

Download and Preview : Hubungan Penerimaan Diri Dan Harga Diri Pada Remaja Dengan


Report CopyRight/DMCA Form For : Hubungan Penerimaan Diri Dan Harga Diri Pada Remaja Dengan


Transcription:

HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DAN HARGA DIRI,PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI. Diajukan Kepada Universitas Muhammadiyah Malang sebagai. Salah Satu Persyaratan untuk Memperoleh Gelar Sarjana. Tika Pratiwi Andani,201310230311128,FAKULTAS PSIKOLOGI. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG,Bismillahirrahmanirrohim. Assalamu alaikum Wr Wb, Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia Nya hingga. penulis dapat merasakan segala nikmat dan pencerahan selama ini Oleh karena. Nya pula penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Hubungan Penerimaan. Diri dan Harga Diri pada Remaja dengan Orang Tua Bercerai. Dalam proses penulisan skripsi ini penulis banyak mendapatkan support dalam. bentuk lisan tulisan bahkan support fisik berupa bimbingan serta bantuan yang. bermanfaat dari berbagai pihak Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis. ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada. 1 Allah SWT Sang Maha Pencipta yang selalu memberikan hidayah karunia. serta rahmat Nya selama proses penyusunan skripsi ini. 2 Bapak M Salis Yuniardi M Psi Ph D selaku Dekan Fakultas Psikologi. Universitas Muhammadiyah Malang, 3 Ibu Siti Maimunah S Psi MM MA selaku dosen pembimbing I dan Ibu.
Sofa Amalia S Psi M Si selaku dosen pembimbing II yang telah. memberikan waktu tenaga dan ilmu untuk mendidik membimbing dan. mengarahkan penulis selama proses pengerjaan skripsi maupun selama. belajar di bangku perkuliahan, 4 Terima kasih kepada SMK Negeri 2 Malang terutama kepada Guru guru. Bimbingan Konseling yang ada di sekolah yang telah membantu saya dalam. proses pengambilan data dengan baik, 5 Terima kasih untuk kedua orang tuaku Papa dan Mama untuk segala. support penuh selama kuliah dan penyusunan skripsi ini. 6 Terima kasih kepada keluarga Pakde Bude Mbak Ayu Mas Dhea Mbak. Putri dan Mbak Yah yang telah menjadi keluarga saya selama di malang. dan memberikan support dan bantuan kepada saya selama ini. 7 Terima kasih kepada Da Adri yang selalu menemani dan memberikan. support penuh terhadap saya Kak Jasmine dan Bang Aldy yang telah. membantu saya dalam memberikan semangat Anas Kiki dan semua. teman teman saya yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu yang. telah memberikan support membantu dan menyemangati saya di saat saya. kehilangan motivasi untuk pengerjaan skripsi ini, 8 Teman teman keluarga besar Mahasiswa Malang Oci Kanzi Tsabut Zhara. Abul dan yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu yang selalu. menghibur saya setiap harinya dan memberikan support serta kritik. membangun untuk saya, 9 Keluarga besar KKN 135 Donomulyo yang tak henti hentinya memberikan. suport serta menghibur saya, Akhirnya penulis berdoa semoga Allah SWT memberikan limpahan rahmat dan.
balasan yang setimpal atas peranan yang telah diberikan kepada penulis Penulis. menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan berkenan dengan itu. kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan semoga skripsi. ini bermanfaat bagi semua pihak Amin,BillahittaufiqWalhidayah. Wassalamu alaikum Wr Wb,Malang 21 Februari 2018,Tika Pratiwi Andani. DAFTAR ISI,LEMBAR PENGESAHAN i,SURAT PERNYATAAN ii. KATA PENGANTAR iii,DAFTAR ISI v,DAFTAR TABEL vi,DAFTAR LAMPIRAN vii. IDENTITAS 1,INTISARI 1,Kata Kunci Keywords 1,Pendahuluan 2.
Landasan Teori 6,Harga Diri 6,Penerimaan Diri 7,Hubungan Penerimaan Diri dan Harga Diri 10. Kerangka Berpikir 12,Hipotesis 13,Metode Penelitian 13. Rancangan Penelitian 12,Subjek Penelitian 12,Variabel dan Instrumen Penelitian 12. Prosedur dan Analisa Data 14,Hasil Penelitian 15,Diskusi 16. Simpulan dan Implikasi 18,Referensi 20,DAFTAR TABEL.
Tabel 1 Indeks Validitas Skala Penelitian 14,Tabel 2 Deskripsi Subjek Penelitian 15. Tabel 3 Hasil Analisis Korelasi 15,Tabel 4 Perhitungan T Score Penerimaan Diri 16. Tabel 5 Perhitungan T Score Harga Diri 16,DAFTAR LAMPIRAN. Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian 23,Lampiran 2 Blue Print skala Try Out 25. Lampiran 3 Skala Try Out 27, Lampiran 4 Hasil Validitas dan Reliabilitas Skala Penerimaan Diri.
Try Out 32, Lampiran 5 Hasil Validitas dan Reliabilitas Skala Harga Diri. Try Out 34,Lampiran 6 Blue Print Skala 34,Lampiran 7 Instrumen Penelitian 38. Lampiran 8 Hasil Analisa Data 43,Lampiran 9 Hasil Perhitungan T Score 45. Lampiran 10 Data Kasar Penerimaan Diri 51,Lampiran 11 Data Kasar Harga Diri 56. HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI DAN HARGA DIRI,PADA REMAJA DENGAN ORANG TUA BERCERAI.
Tika Pratiwi Andani, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang. tikaprtw gmail com, Peran kedua orang tua sangat penting dalam pembentukan harga diri pada remaja. Kehilangan salah satu sosok orang tua karena perceraian akan menghambat. pembentukan harga diri pada remaja Tujuan dari penelitian ini adalah untuk. mengetahui adakah hubungan antara penerimaan diri dan harga diri pada remaja. dengan orang tua bercerai Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive. sampling dengan jumlah subjek sebanyak 84 remaja yang memiliki orang tua. bercerai Teknik analisa data menggunakan teknik analisis product moment. Pearson Alat ukur yang digunakan menggunakan skala penerimaan diri Powell. dan skala harga diri RSES Rosenberg Self Esteem Scale dari Rosenberg Hasil. penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara. penerimaan diri dan harga diri remaja dengan orang tua bercerai Hal ini. menunjukkan bahwa semakin tinggi penerimaan diri remaja dengan orang tua. bercerai maka akan semakin tinggi harga diri remaja. Kata kunci Penerimaan diri harga diri remaja, The role of parents is very important in the formation of self esteem in. adolescents Losing one of their parents because divorce will inhibit the formation. of self esteem in adolescents The purpose of this study is to determine whether. there is a relationship between self acceptance and self esteem in adolescents. with divorced parents Sampling technique using purposive sampling with the. number of subjects is 84 teenagers who have divorced parents Data analysis. technique using Pearson product moment analysis technique The measuring tool. used was using Powell s self residence scale and RSES self esteem scale. Rosenberg Self Esteem Scale scales from Rosenberg The results showed a. significant positive relationship between self acceptance and self esteem of. adolescents with divorced parents This shows that the higher the self acceptance. of adolescents with divorced parents will be the higher the self esteem of. adolescents,Keywords Self acceptance self esteem adolescents. Masa remaja adalah suatu periode transisi dalam rentang kehidupan manusia. yang menjembatani masa kanak kanak dengan masa dewasa Santrock 2011. Remaja biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berinteraksi. dengan orang tua kawan sebaya dan guru sehingga peran mereka sangatlah. Rentang usia individu sebagai remaja berbeda beda Menurut Mappiare 1992. masa remaja berlangsung antara umur 12 sampai 21 tahun bagi wanita dan 12. sampai 22 tahun bagi pria Sedangkan menurut Papalia Olds dan Feldman 2009. individu pada masa remaja berlangsung antara umur 11 20 tahun yang terbagi. masa remaja menjadi dua bagian yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir. Masa remaja awal berlangsung kira kira mulai umur 11 atau 12 sampai 14 tahun. sedangkan masa remaja akhir berlangsung kira kira 15 sampai 20 tahun. Perubahan perubahan pada remaja berlangsung secara terus menerus dan ditandai. oleh adanya perubahan dalam banyak aspek salah satunya aspek sosio emosi Di. dalam aspek tersebut mencakup usaha pemenuhan peran sosial pemenuhan. harapan orang tua dan teman sebaya serta usaha menjalani peran remaja sesuai. dengan lingkungannya Geldard dan Geldard 2000, Remaja lebih banyak menyesuaikan diri terhadap standar kawan sebayanya.
Remaja yang tidak yakin dengan identitas sosialnya cenderung lebih. menyesuaikan diri dengan kawan sebayanya Ketidakyakinan ini sering kali. meningkat selama masa transisi seperti transisi di sekolah dan keluarga. Demikian halnya kawan sebaya cenderung lebih menyesuaikan diri ketika ada. seseorang yang menurut mereka status sosialnya lebih tinggi Santrock 2011. Kelly dan Hansen dalam Desmita 2008 menyebutkan ada fungsi positif dari. teman sebaya yaitu mengontrol impuls impuls agresif memperoleh dorongan. emosional dan sosial serta menjadi lebih independen meningkatkan keterampilan. sosial mengembangkan sikap terhadap seksualitas dan tingkah laku peran jenis. kelamin memperkuat penyesuaian moral dan nilai nilai serta meningkatkan. harga diri, Tidak hanya dengan kawan sebayanya pada masa remaja relasi dengan orang tua. dapat terwujud di dalam suatu bentuk yang berbeda dari sebelumnya Konflik. konflik antara orang tua dan remaja juga sering kali meningkat pada masa remaja. Konflik sehari hari yang merupakan ciri dari relasi orang tua remaja biasanya. memberikan fungsi perkembangan yang positif Santrock 2011 Selama masa. remaja perasaan remaja tidaklah konsisten Perasaan perasaan tersebut. berfluktuasi antara menerima diri mereka sendiri sebagai seseorang yang serba. tahu menjadi seseorang yang tidak berdaya Oleh sebab itu peran kedua orang tua. sangat penting dalam pembentukan diri pada remaja salah satunya pembentukan. harga diri Wangge dan Hartini 2013 Pengaruh keluarga terhadap. perkembangan remaja bersifat spontan bukan efek dari program pendidikan. tertentu Sikap sosial yang ditunjukkan remaja sebagian besar ditentukan oleh. proses sosialisasi pada tahun tahun pertama kehidupan bergantung pada atmosfer. keluarga di rumah metode pendidikan yang diterapkan oleh orang tua struktur. keluarga dan pola perilaku sosial yang ditunjukkan oleh orang tua Matyja. Menurut Josselson dalam Mar at 2006 menjelaskan ada proses penyesuaian dan. eksperimentasi yang terjadi pada usia 15 18 tahun Pada tahap ini remaja mulai. dapat menerima kembali sebagian otoritas orang tuanya dengan syarat Tingkah. lakunya sering silih berganti antara penyesuaian dan eksperimen kadang. menentang kadang berdamai Di satu sisi remaja dapat menerima tanggung jawab. di sekitar rumah namun di sisi lain remaja akan kesal saat orang tuanya selalu. mengontrol dan membatasinya Walaupun remaja seringkali menyesuaikan. dengan standar kawan sebaya tidak jarang pula remaja menyesuaikan dan. membenarkan perkataan orang tua dan mempertimbangkan yang baik dan benar. menurut orang tua sehingga pengaruh orang tua terhadap remaja tetap penting. dalam perkembangan diri remaja, Keluarga adalah tempat yang pertama dan utama bagi anak karena keluarga. merupakan tempat anak untuk menghabiskan sebagian besar waktu dalam. kehidupannya Keluarga pada awalnya terbentuk karena adanya perkawinan. Dalam sebuah hubungan tidak jarang menimbulkan harapan harapan yang tidak. realistik baik di pihak suami ataupun istri Hal ini tidak menutup kemungkinan. perkawinan tersebut dapat mengalami kehancuran atau perceraian Estuti 2013. Menurut Dariyo 2007 perceraian merupakan titik puncak dari seluruh. pengumpulan berbagai permasalahan yang menumpuk beberapa waktu. sebelumnya dan jalan terakhir yang harus ditempuh ketika hubungan perkawinan. sudah tidak dapat dipertahankan lagi Setelah bercerai kebanyakan orang tua. mempunyai dua masalah yaitu masalah perceraian mereka dan masalah. bagaimana mereka menempatkan posisi mereka di depan anak anak mereka. Fagan dan Churchill 2012, Perceraian yang membuat orang tua berpisah akan memberi dampak buruk pada. anak Anak akan tinggal dengan salah satu orang tuanya dan itu membuat sang. anak kehilangan salah satu tokoh identifikasi mereka Estuti 2013 Peran kedua. orang tua bagi remaja dalam melewati tugas perkembangan sangat penting. Adanya kehadiran kedua orang tua dan terpenuhinya kebutuhan serta penerimaan. dari keluarga dapat membuat seseorang merasa bahwa dirinya dinginkan dicintai. dihargai dan diterima sehingga dia dapat menghargai dirinya sendiri Resty. Harga diri adalah bagian evaluasi dari konsep diri penilaian yang dibuat. seseorang mengenai keberhargaan dirinya sendiri Dalam sudut pandang Neo. Piaget harga diri didasari oleh kemampuan kognitif anak yang tumbuh untuk. menggambarkan dan mendefinisikan diri mereka sendiri Ketika harga diri tinggi. anak termotivasi untuk sukses Meskipun demikian jika harga diri bergantung. pada kesuksesan anak bisa melihat kegagalan atau kritik sebagai indikator. keberhargaan mereka dan merasa tidak berdaya untuk melakukan hal yang lebih. baik Papalia Olds dan Feldman 2009, Pembentukan harga diri pada anak yang orang tuanya bercerai tidaklah mudah. terutama pada masa remaja yang masih sangat membutuhkan dukungan dari. lingkungan Pada masa remaja ketika mereka berhadapan dengan masalah. masalah yang serius dan berat perubahan perilaku tampak jelas pada mereka. Selama masa remaja perasaan remaja tidaklah konsisten Perasaan perasaan. tersebut berfluktuasi antara menerima diri mereka sendiri sebagai seseorang yang. serba tahu menjadi seseorang yang tidak berdaya Wangge dan Hartini 2013. Oleh sebab itu peran kedua orang tua sangat penting dalam pembentukan harga. diri remaja Perceraian orang tua menghambat pembentukan harga diri remaja. sehingga dalam pembentukan tersebut membutuhkan penerimaan diri yang kuat. Papalia Olds dan Feldman 2009 menyatakan bahwa harga diri remaja. merupakan aspek yang penting Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa. perceraian orang tua membuat prestasi anak di sekolah menurun harga diri yang. penerimaan diri dan harga diri remaja dengan orang tua bercerai Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penerimaan diri remaja dengan orang tua bercerai maka akan semakin tinggi harga diri remaja Kata kunci Penerimaan diri harga diri remaja The role of parents is very important in the formation of self esteem in

Related Books