HUBUNGAN MINDFULNESS DAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA

Hubungan Mindfulness Dan Penerimaan Diri Pada Remaja-PDF Download

  • Date:16 Sep 2020
  • Views:2
  • Downloads:0
  • Pages:68
  • Size:3.29 MB

Share Pdf : Hubungan Mindfulness Dan Penerimaan Diri Pada Remaja

Download and Preview : Hubungan Mindfulness Dan Penerimaan Diri Pada Remaja


Report CopyRight/DMCA Form For : Hubungan Mindfulness Dan Penerimaan Diri Pada Remaja


Transcription:

HUBUNGAN MINDFULNESS DAN PENERIMAAN DIRI PADA,REMAJA DENGAN ORANG TUA TUNGGAL. Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Memperoleh Gelar. Sarjana Psikologi Srata Satu S1,ARINI MIFTAHUL JANNAH. 201510230311032,FAKULTAS PSIKOLOGI,UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG. KATA PENGANTAR, Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Puji. Syukur Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat Dan. Hidayah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Hubungan. mindfulness dan penerimaan diri remaja dengan orang tua tunggal sebagai salah satu syarat. untuk memperoleh gelar sarjana psikologi di Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam proses penyusunan skripsi ini penulis banyak mendapatkan bimbingan dan. petunjuk serta bantuan yang bermanfaat dari berbagai pihak Oleh karena itu dalam. kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya. 1 Bapak M Salis Yuniardi M Psi PhD selaku dekan Fakultas Psikologi Universitas. Muhammadiyah Malang, 2 Bapak Dr Latipun M Kes dan Bapak Adhyatman Prabowo M Psi selaku.
Pembimbing I dan Pembimbing II yang telah banyak meluangkan waktu dan pikiran. untuk memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berguna hingga penulis dapat. menyelesaikan skripsi ini dengan baik, 3 Ayah Ibu dan adik saya yang selalu menyelipkan nama saya dalam setiap do a. do anya serta curahan kasih sayang yang tiada tara Hal ini merupakan kekuatan. terbesar bagi penulis untuk terus memiliki motivasi dalam perkuliahan dan proses. skripsi ini, 4 Teman teman terbaik saya Tengku Riska Asha adah Amilia Prihartiwi Debby Agung. Santoso M Arif Eka Pramudita I dan Dyah Wahyu Lestari yang selalu memberikan. semangat dan juga membantu proses penyelesaian skripsi ini. 5 Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak. memberikan bantuan pada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Penulis menyadari tiada satupun karya manusia yang sempurna sehingga kritik dan saran demi. perbaikan karya ini sangat penulis harapkan Meski demikian penulis berharap semoga ini. dapat bermanfaat bagi peneliti khususnya dan pembaca pada umumnya. Malang 07 Agustus 2019,Arini Miftahul Jannah,DAFTAR ISI. Lembar Pengesahan Skripsi i,Surat Pernyataan ii,Kata Pengantar iii. Daftar Isi iv,Daftar Tabel v,Daftar Lampiran vi,Pendahuluan 2.
Landasan Teori 4,Penerimaan Diri 4,Mindfulness 4,Perspektif Teori Self Carl Rogers 5. Mindfulness Dan Penerimaan Diri Pada Remaja Dengan Orang Tua Tunggal 6. Hipotesa 7,Metodologi Penelitian 7,Rancangan Penelitian 7. Subjek Penelitian 7,Variabel Dan Instrumen Penelitian 7. Prosedur Dan Analisa Data 8,Hasil Penelitian 9,Diskusi 10. Simpulan dan Implikasi 12,Referensi 12,DAFTAR TABEL.
Tabel 1 Subjek Penelitian 9,Tabel 2 Mean Standar Deviasi Rentang 9. Tabel 3 Hasil Uji Korelasi Product Moment Mindfulness dan Penerimaan Diri 10. DAFTAR LAMPIRAN,Blue Print Penelitian Variabel Mindfulness 17. Skala Mindfulness 18,Blue Print Variabel Penerimaan Diri 22. Skala Penerimaan Diri 23,Hasil Penelitian Penerimaan Diri 41. Hasil Output Tryout 51,Hasil Output Data Penelitian 55.
Lembar Plagiasi 60,HUBUNGAN MINDFULNESS DAN PENERIMAAN DIRI REMAJA. DENGAN ORANG TUA TUNGGAL,Arini Miftahul Jannah, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang. arinimiftahul2 gmail com, Orang tua yang lengkap terdiri dari ayah dan ibu namun ada pula remaja yang memiliki. ayah atau ibu saja salah satunya karena kematian Remaja yang memiliki orang tua. tunggal memiliki konflik psikologis salah satunya penerimaan diri Tujuan penelitian ini. adalah untuk mengetahui hubungan mindfulness dan penerimaan diri remaja dengan. orang tua tunggal Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional Teknik. pengambilan sampel menggunakan incidental sampling dan subjek penelitian berjumlah. 180 orang dengan kriteria remaja berusia 19 21 tahun yang memiliki ayah atau ibu saja. Metode pengambilan data mindfulness menggunakan skala Five Facet Mindfulness. Questionnaire FFMQ dan untuk penerimaan diri menggunakan Self Acceptance. Questionnaire SAQ Hasil data penelitian kemudian dianalisis product moment. menggunakan IBM SPSS 23 dan didapatkan hasil yang menunjukkan terdapat hubungan. positif yang signifikan pada kedua variabel r 0 293 p 0 000 0 05 yang berarti. semakin tinggi tingkat mindfulness maka semakin tinggi pula penerimaan diri remaja. dengan orang tua tunggal begitu pula sebaliknya, Kata kunci mindfulness penerimaan diri remaja orang tua tunggal. Complete parents consist of a father and mother but some adolescents have an only. father or only mother one of them because of death Adolescents who have only father. or mother has psychological conflicts one of them is self acceptance The purpose of this. study is to determine the relationship between mindfulness with self acceptance who has. only a father or mother This study is using correlational quantitative analysis Sampling. technique in this study using incidental sampling and the subject are 180 adolescents. from 19 21 years old having just a father or mother Data collection was obtained with. the Five Facet Mindfulness Questionnaire FFMQ scale and for self acceptance using. the Self Acceptance Questionnaire SAQ scale The results of the data were product. moment analyzed using IBM SPSS 23 and obtained results that there was a positive. correlation on both variables r 0 293 p 0 000 0 005 The higher level of. mindfulness the higher level of self acceptance became to adolescents that having a. single parent, Keywords mindfulness self acceptance adolescents single parent.
Penerimaan diri merupakan dasar bagi setiap remaja untuk dapat menerima kenyataan dalam. hidupnya mulai dari pengalaman baik maupun buruk Salah satu pengalaman yang terjadi pada. sebagian remaja adalah kematian ayah atau ibu yang membuat keluarganya menjadi tidak utuh. kembali Kematian orang tua adalah salah satu yang dapat memicu masalah pada anak yaitu. cenderung kurang mampu mengerjakan sesuatu dengan baik dibandingkan anak yang berasal. dari keluarga yang orang tuanya utuh Taufik 2014 menjadi cemas dan tidak mampu. menyelesaikan masalah sehari hari Astuti dan Gusniati 2009 merasa minder dan mengurung. diri karena dirinya yang tidak memiliki ayah atau ibu lagi Lail Tasmin 2017 Hasil. penelitian Zahroh 2005 mengenai konflik remaja yang diasuh orang tua tunggal dalam. penelitiannya menyebutkan bahwa remaja yang diasuh orang tua tunggal tinggal dengan ayah. maupun dengan ibunya mengalami beberapa konflik psikologis antara lain memiliki. kepribadian yang tidak sesuai dengan identitas diri mengalami gangguan emosi yang berat. menjauhi orang lain intelektualitas yang rendah aktivitas yang menurun kurang memiliki. ambisi dan keinginan berkompetensi lemah Remaja tersebut memiliki perasaan tegang tidak. aman tidak sadar kurang memiliki rasa percaya diri dan kurang mampu membina hubungan. yang baik dengan lingkungan Hal ini disebabkan karena remaja kurang memiliki penerimaan. terhadap diri sendiri maupun orang lain, Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi penerimaan diri remaja dengan orang tua. tunggal yaitu proses kematian jenis kelamin orang yang ditinggalkan latar belakang keluarga. dukungan sosial serta kedekatan individu dengan almarhum Nurhidayati 2014 Hangatnya. sebuah keluarga akan membuat kedekatan yang terjalin antara anak dan orang tua Kedekatan. tersebut membuat anak menjadi merasa aman dan nyaman sehingga jika terjadi suatu peristiwa. yang tidak diinginkan akan terasa berat menerimanya seperti kematian ayah atau ibu yang. memisahkan hubungan komunikasi antara anak dan orang tua Kematian orang tua dapat. berdampak besar bagi perkembangan remaja karena di dalam keluarga remaja mendapatkan. kehangatan dan rasa aman serta bimbingan dari orang tua Gunarsa 2006. Penelitian yang dilakukan Lail dan Tasmin 2017 mengungkapkan bahwa remaja yang berasal. dari orang tua tunggal memiliki penerimaan diri positif yaitu tidak malu untuk berinteraksi. dengan kondisi diri yang hanya memiliki ayah atau ibu saja tidak takut atau sungkan dalam. bergaul lebih bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya tidak lekas marah dengan. kritikan maupun celaan yang ditujukan padanya tidak menyalahkan diri sendiri Di sisi lain. remaja yang tidak dapat menerima diri sendiri karena hidup dengan orang tua tunggal adalah. menganggap dirinya berbeda dengan orang lain yang memiliki keluarga utuh merasa dirinya. dikucilkan atau dikecualikan dalam menjalin hubungan dengan orang lain tidak dapat. mengendalikan emosinya serta tidak bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan terhadap diri. maupun orang lain tidak ingin mendengarkan kritikan dari orang lain. Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh peneliti kepada remaja dengan orang tua. tunggal berumur 19 21 tahun menemukan salah satu subjek yang ayahnya meninggal merasa. terpukul dan kehilangan sosok yang menasehati dan membimbing setiap langkah hidupnya Ia. yang dekat dengan ayahnya merasa terpukul dan menolak fakta bahwa ayahnya telah. meninggal kemudian kini ia menjaga jarak dan iri terhadap temannya yang memiliki orang tua. utuh Di sisi lain subjek lain berpikir bahwa kematian ibunya membuat dirinya semakin. mandiri karena sejak SMP ia terbiasa hidup merantau di luar pulau tempat tinggalnya sehingga. ia merasa lebih bertanggung jawab terhadap hidupnya sendiri. Penerimaan diri adalah sikap untuk menilai diri secara objektif menerima segala yang ada pada. dirinya termasuk kelebihan dan kelemahannya memiliki keinginan untuk mengembangkan diri. dan menjalani hidup dengan baik Sheerer 1949 Menerima diri memiliki arti bahwa individu. hidup dengan menganggap dirinya memiliki kemampuan dan karakter unik sehingga hal itu. tidak patut dibandingkan dengan orang lain tidak berpikir dirinya aneh dan takut jika. dikucilkan sehingga ia merubah perilakunya agar disukai orang lain bertanggung jawab. dengan apa yang telah ia lakukan serta menerima kritikan maupun saran secara objektif. Denmark 1973, Individu yang menerima dirinya maka ia memahami kelebihan dan kelemahan diri serta. kondisi yang telah terjadi serta mau dan bersedia untuk hidup dengan apa yang ada dan. membentuk dirinya sekarang Hurlock 1979 Hidup berdasarkan diri sebenarnya disebut. dengan diri yang kongruen yaitu di mana diri yang sebenarnya diri yang diinginkan dan. gambaran diri sejajar menjadi satu garis Seseorang yang tidak hidup berdasarkan diri yang asli. adalah ia yang berusaha untuk menjadi orang lain serta menolak dirinya sendiri Feist Feist. 1998 Sedangkan seseorang yang hidup dengan jati dirinya yang asli merupakan seeorang. yang mindfulness Carlson Langer 2006, Mindfulness adalah keadaan sadar dan perhatian terhadap pengalaman masa kini dan sudut. pandang yang baru Langer 1989 Mindfulness juga dideskripsikan sebagai pemfokusan. perhatian pada peristiwa masa kini di sini dan sekarang Sebagai ganti dari what if bagaimana. jika dan if only seandainya jika fokus adalah what is apa Greenberg Reiner Meiran. 2012 Pemfokusan yang berorientasi masa kini dan sekarang serta tidak memberikan penilaian. terhadap pengalaman yang datang adalah bentuk mindfulness Baer Krietemeyer 2006. Seseorang yang mindful maka ia terbuka akan pengalaman negatif atau positif yang terjadi. pada dirinya hal ini bermanfaat untuk menambah pengalaman bagaimana merasakan dan. memikirkan situasi yang telah terjadi Namun seseorang yang mindless individu diatur oleh. aturan kebiasaan rutinitas atau gambaran norma pada dirinya sehingga mempengaruhi sudut. pandangnya berdasar pengalaman masa lampau Carlson Langer 2006. Individu yang terbuka terhadap pengalaman negatif maupun positif terhadap dirinya adalah. individu yang mampu melihat dirinya secara objektif tidak menyalahkan diri sendiri atas apa. yang telah terjadi di masa lalu menyikapi pandangan atau perlakuan orang lain dengan objektif. Niemiec 2012 Mindfulness dapat membantu individu untuk memiliki sikap penerimaan diri. terhadap pikiran dan perasaan yang penuh tekanan Bishop et al 2004 Jika remaja memiliki. penerimaan diri yang baik atas kematian orang tuanya ia mampu menerima keadaan bahwa. dirinya tidak bisa melakukan kegiatan bersama orangtua tidak mempedulikan penilaian atau. perkataan orang lain terhadap dirinya yang tidak memiliki ayah atau ibu serta bertanggung. jawab terhadap hidupnya Denmark 1973, Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja akhir yang berusia sekitar 19 21. tahun Hal ini dikarenakan remaja adalah fase perkembangan yang sedang terjadi pencarian. identitas diri ingin menjadi pusat perhatian memiliki cita cita tinggi dan mengeksplorasi hal. baru untuk menuju fase perkembangan yang lebih stabil Hurlock 2006. Kajian teori menunjukkan bahwa mindfulness berhubungan dengan penerimaan diri. Sedangkan hasil penelitian Carlson Langer 2006 serta Baer Fischer dan Huss 2005. menyatakan mindfulness memberikan pengaruh terhadap penerimaan diri seseorang Namun. penelitian dari Afandi 2009 menemukan bahwa meditasi mindfulness seperti latihan. pendeteksian tubuh serta latihan berjalan dengan pelan pelan tidak mempengaruhi tingkat. penerimaan diri mahasiswa Untuk membuktikan hubungan antara 2 variabel peneliti ingin. mencari hubungan antara dua variabel tersebut Manfaat penelitian ini adalah selain untuk. mengetahui hubungan mindfulness dan penerimaan diri juga diharapkan mampu menambah. ilmu pengetahuan dan menyadarkan akan pentingnya menerima diri dalam menghadapi setiap. Penerimaan diri adalah sikap untuk menilai diri secara objektif menerima segala yang ada pada dirinya termasuk kelebihan dan kelemahannya memiliki keinginan untuk mengembangkan diri dan menjalani hidup dengan baik Sheerer 1949 Menerima diri memiliki arti bahwa individu hidup dengan menganggap dirinya memiliki kemampuan dan karakter unik sehingga hal itu 3 tidak patut dibandingkan

Related Books