ETIKA KEILMUAN Afid Burhanuddin

Etika Keilmuan Afid Burhanuddin-PDF Download

  • Date:08 Jan 2020
  • Views:58
  • Downloads:0
  • Pages:9
  • Size:219.73 KB

Share Pdf : Etika Keilmuan Afid Burhanuddin

Download and Preview : Etika Keilmuan Afid Burhanuddin


Report CopyRight/DMCA Form For : Etika Keilmuan Afid Burhanuddin


Transcription:

cara teori dan prinsip prinsip moral dasar Namun penerapan itu dapat juga berwujud. Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan. khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis Cara. bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tidanakn dan teori serta prinsip moral. dasar yang ada dibaliknya,Etika Khusus dibagi lagi menjadi dua bagian. 1 Etika individual yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri. 2 Etika sosial yaitu berbicara mengenai kewajiban sikap dan pola perilaku manusia sebagai. anggota umat manusia,B Problem Etika Keilmuwan, Peranan moral akan sangat kentara ketika perkembangan ilmu terjadi pada saat tahap. peralihan dari kontemplasi ke tahap manipulasi Pada tahap kontemplasi masalah moral. berkaitan dengan metafisik keilmuan sedangkan pada tahap manipulasi masalah moral. berkaitan dengan cara penggunaan pengetahuan ilmiah itu sendiri Dengan kata lain ketika. ilmu dihadapkan pada kenyataan maka yang dibicarakan adakah tentang aksiologi. Sebelum menentukan sejauh mana peran moral dalam penggunaan ilmu atau teknologi. ada dua kelompok yang memandang hubungan antara ilmu dan moral Kelompok pertama. memandang bahwa ilmu itu harus bersifat netral bebas dari nilai nilai ontologi dan. aksiologi Dalam hal ini fungsi ilmuwan adalah menemukan pengetahuan selanjutnya. terserah kepada orang lain untuk mempergunakan untuk tujuan baik atau buruk Kelompok. pertama ini ingin melanjutkan tradisi kenetralannya secara total seperti pada waktu Galileo. Kelompok kedua berpendapat bahwa kenetralan terhadap nilai hanyalah terbatas pada. metafisik keilmuan sedangkan dalam penggunaannya bahkan pemilihan obyek penelitian. kegiatan keilmuan harus berlandaskan asas asas moral Hal ini ditegaskan oleh Charles. Darwin bahwa kesadaran kita akan moral dalam penggunakan ilmu kita sejogyanya. menggunakan pikiran kita, Analisa perkembangan selanjutnya dengan apa yang sudah terjadi kelompok yang. mengedepankan nilai moral mengkhawatrirkan terjadinya de humanisasi di mana martabat. manusia menjadi lebih rendah manusia akan dijadikan obyek aplikasi teknologi kelimuan. Hal ini berkaitan peristiwa yang terjadi selama ini yaitu 1 Secara faktual telah. dipergunakan secara destruktif oleh manusia yang dibuktikan dengan adanya Perang Dunia. II 2 Ilmu telah berkembang dengan pesat dan sangat esoterik hanya diketahui oleh orang. orang tertentu saja sehingga kaum ilmuwan lebih mengetahui ekses ekses yang mungkin. terjadi bila terjadi penyalahgunaan 3 Ilmu telah berkembang sedemikian rupa dimana. terdapat kemungkinan bahwa ilmu dapat mengubah manusia dan kemanusiaannya yang. paling hakiki seperti pada revolusi genetika dan teknik perubahan sosial. Persoalan baru yang muncul saat menerapkan nilai moral ialah konflik yang. menimbulkan dilema nurani mana yang baik benar yang mana yang tidak dan mana yang. selayaknya Disinilah etika memainkan peranannya etika berkaitan dengan apa yang. seharusnya atau terkait dengan apa yang baik dan tidak baik untuk kita lakukan serta apa. yang salah dan apa yang benar Menurut J Osdar oleh filsuf Yunani kuno Aristoteles kata. etika dipakai untuk menunjukkan filsafat moral Kata moral punya arti sama dengan. kosakata etika Kata moral berasal dari bahasa Latin yakni mos jamaknya mores Artinya. kebiasaan adat Di sini kata moral dan etika punya arti sama. Dari pemahaman tersebut maka etika menjadi acuan atau panduan bagi ilmu dalam. realisasi pengembangannya Untuk mengatasi konflik batin dikemukakan teori teori etika. yang bermaksud untuk menyediakan konsistensi dan koheren dalam mengambil keputusan. keputusan moral Teori teori etika tersebut adalah, 1 Konsekuensialisme Teori ini menjawab apa yang harus kita lakukan dengan. memandang konsekuensi dari bebagai jawaban Ini berarti bahwa yang harus. dianggap etis adalah konsekuensi yang membawa paling banyak hal yang. menguntungkan melebihi segala hal merugikan atau yang mengakibatkan kebaikan. terbesar bagi jumlah orang terbesar Manfaat paling besar daru teori ini adalah bahwa. teori ini sangat memperhatikan dampak aktual sebuah keputusan tertentu dan. memperhatikan bagaimana orang terpengaruh Kelemahan dari teori ini bahwa. lingkungan tidak menyediakan standar untuk mengukur hasilnya. 2 Deontologi berasal dari kata Yunani deon yang berarti kewajiban Teori ini. menganut bahwa kewajiban dalam menentukan apakah tindakannya bersifat etis atau. tidak dijawab dengan kewajiban kewajiban moral Suatu perbuatan bersifat etis bila. memenuhi kewajiban atau berpegang pada tanggungjawab Jadi yang paling penting. adalah kewajiban kewajiban atau aturan aturan karena hanya dengan. memperhatikan segi segi moralitas ini dipastikan tidak akan menyalahkan moral. Manfaat paling besar yang dibawakan oleh etika deontologis adalah kejelasan dan. kepastian Problem terbesar adalah bahwa deontologi tidak peka terhadap. konsekuensi konsekuensi perbuatan Dengan hanya berfokus pada kewajiban. barangkali orang tidak melihat beberapa aspek penting sebuah problem. 3 Etika Hak Teori ini memandang dengan menentukan hak dan tuntutan moral yang. ada didalamnya selanjutnya dilema dilema ini dipecahkan dengan hirarkhi hak. Yang penting dalam hal ini adalah tuntutan moral seseorang yaitu haknya ditanggapi. dengan sungguh sungguh Teori hak ini pantas dihargai terutama karena terkanannya. pada nilai moral seorang manusia dan tuntutan moralnya dalam suatu situasi konflik. etis Selain itu teori ini juga menjelaskan bagiaman konflik hak antar individu Teori. ini menempatkan hak individu dalam pusat perhatian yang menerangkan bagaimana. memecahklan konflik hak yang bisa timbul, 4 Intuisionisme teori ini berusaha memecahkan dilema dilema etis dengan berpijak.
pada intuisi yaitu kemungkinan yang dimiliki seseorang untuk mengetahui secara. langsung apakah sesuatu baik atau buruk Dengan demikian seorang intuisionis. mengetahui apa yang baik dan apa yang buruk berdasarkan perasaan moralnya. bukan berdasarkan situasi kewajiban atau hak Dengan intuisi kita dapat. meramalkan kemungkinan kemunginan yang terjadi tetapi kita tidak dapat. mempertanggungjawabkan keputusan tersebut karena kita tidak dapat menjelaskan. proses pengambilan keputusan, Etika menjadi acuan bagi pengembangan ilmu pengetahuan karena penghormatan atas. manusia Sebagaimana dikemukakan fisuf Jerman Imanuel Kant penghormatan kepada. martabat manusia adalah suatu keharusan karena manusia adalah satu satunya makhluk. yang merupakan tujuan pada dirinya tidak boleh ditaklukkan untuk tujuan lain. Problematika Etika dan Tanggungjawab Ilmu Pengetahuan. Kenyataan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh terpengaruh oleh nilai nilai yang. letaknya diluar ilmu pengetahuan dapat diungkapkan juga dengan rumusan singkat bahwa. ilmu pengetahuan itu seharusnya bebas Namun demikian jelaslah kiranya bahwa. kebebasan yang dituntut ilmu pengetahuan sekali kali tidak sama dengan ketidakterikatan. mutlak Kenyataan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh terpengaruh oleh nilai nilai yang. letaknya di luar ilmu pengetahuan dapat diungkapkan juga dengan rumusan singkat. bahwa ilmu pengetahuan itu seharusnya bebas Patutlah kita menyelidiki lebih lajut. bagaimana kebebasan ini, Bila kata kebebasan dipakai yang dimaksudkan adalah dua hal kemungkinan untuk. memilih dan kemampuan atau hak subjek bersangkutan untuk memilih sendiri Supaya. terdapat kebebasan harus ada penentuan sendiri dan bukan penentuan dari luar Etika. memang tidak masuk dalam kawasan ilmu pengetahuan yang bersifat otonom tetapi tidak. dapat disangkal ia berperan dalam perbincangan ilmu pengetahuan. Tanggungjawab etis merupakan hal yang menyangkut kegiatan maupun. penggunaan ilmu pengetahuan Dalam kaitan hal ini terjadi keharusan untuk. memperhatikan kodrat manusia martabat manusia menjaga keseimbangan ekosistem. bertanggungjawab pada kepentingan umum kepentingan pada generasi mendatang dan. bersifat universal Karena pada dasarnya ilmu pengetahuan adalah untuk mengembangkan. dan memperkokoh eksistensi manusia bukan untuk menghancurkan eksistensi manusia. Tanggungjawab etis ini bukanlah berkehendak mencampuri atau bahkan. menghancurkan otonomi ilmu pengetahuan tetapi bahkan dapat sebagai umpan balik. bagi pengembangan ilmu pengetahuan itu sendiri yang sekaligus akan memperkokoh. eksistensi manusia, Pada prinsipnya ilmu pengetahuan tidak dapat dan tidak perlu di cegah. perkembangannya karena sudah jamaknya manusia ingin lebih baik lebih nyaman lebih. lama dalam menikmati hidupnya Apalagi kalau melihat kenyataan bahwa manusia. hidup dalam kondisi sosio tekhnik yang semakin kompleks Khususnya ilmu pengetahuan. berbentuk tekhnologi pada masa sekarang tidak lagi sekedar memenuhi kebutuhan. manusia tetapi sudah sampai ketaraf memenuhi keinginan manusia Sehingga seolah olah. sekarang ini tekhnologilah yang menguasai manusia bukan sebaliknya. Kita yakin adanya kenyataan bahwa antara ilmu pengetahuan theoria dengan penerapan. praksisnya sukar sekali dipisahkan Tetapi jelas karena sudah menyangkut relasi antar. manusia yang bersifat nyata dan bukan sekedar perbincangan teoritik awang awang. harus dikendalikan secara moral Sebab ilmu pengetahuan dan penerapannya yang yang. berupa tekhnologi apabila tidak tepat dalam mewujudkan nilai intrinsiknya sebagai. pembebas beban kerja manusia akan dapat menimbulkan ketidakadilan karena ada yang. diuntungkan dan ada yang dirugikan pengurangan kualitas manusia karena martabat. manusia justru direndahkan dengan menjadi budak teknologi kerisauan social yang. mungkin sekali dapat memicu terjadinya penyakit sosial seperti meningkatnya tingkat. kriminalitas penggunaan obat bius yang tak terkendali pelacuran dan sebagainya Terjadi. pula fenomena depersonalisasi dehumanisasi karena manusia kehilangan peran dan. fungsinya sebagai makhluk spiritual Bahkan dapat memicu konflik konflik sosial politik. karena menguasai ilmu pengetahuan tekhnologi dapat memperkuat posisi politik atau. sebaliknya orang yang berebut posisi politik agar dapat menguasai aset ilmu dan. tekhnologi Semuanya mengisyaratkan pentingnya etika yang mengatur keseimbangan. antar ilmu pengetahuan dengan manusia antara manusia dengan lingkungan antara. industriawan selaku produsen dengan konsumen Dalam bahasa Jacob lebih lanjut. dikatakan bahwa ilu pengetahuan jangan sampai merugikan manusia dan lingkungan serta. tidak boleh menimbulkan konflik internal maupun politik. Tanggungjawab ilmu pengetahuan menyangkut juga tanggungjawab terhadap hal hal. yang akan dan telah diakibatkan ilmu pengetahuan dimasa lalu sekarang maupun apa. akibatnya bagi masa depan berdasar keputusan keputusan bebas manusia dalam. kegiatannya Penemuan penemuan baru dalam ilmu pengetahuan terbukti ada yang dapat. mengubah sesuatu aturan baik alam maupun manusia Hal ini tentu saja menuntut. tanggungjawab untuk selalu menjaga agar apa yang diwujudkan dalam perubahan tersebut. akan merupakan perubahan yang baik yang seharusnya baik bagi perkembangan ilmu. pengetahuan dan tekhnologi itu sendiri maupun bagi perkembangan eksisitensi manusia. secara utuh Dalam bahasa Melsen Tanggungjawab dalam ilmu pengetahuan menyangkut. problem etis karena menyangkut ketegangan ketegangan antara realitas yang ada dan. realitas yang seharusnya ada, Ilmu pengetahuan secara ideal seharusnya berguna dalam dua hal yaitu membuat. manusia rendah hati karena memberikan kejelasan tentang jagad raya kedua mengingatkan. bahwa kita masih bodoh dan masih banyak yang harus diketahui dan dipelajari Ilmu. pengetahuan tidak mengenal batas asalkan manusia sendiri yang menyadari. keterbatasannya Ilmu pengetahuan tidak dapat menyelesaikan masalah manusia secara. mutlak namun ilmu pengetahuan sangat bergua bagi manusia. Keterbatasan ilmu pengetahuan mengingatkan kepada manusia untuk tidak hanya. mengekor secara membabi buta kearah yang tak dapat dipanduinya sebab ilmu. pengetahuan saja tidak cukup dalam menyelesaikan masalah kehidupan yang amat rumit. ini Keterbatasan ilmu pengetahuan membuat manusia harus berhenti sejenak untuk. merenungkan adanya sesuatu sebagai pegangan, Kemajuan ilmu pengetahuan dengan demikian memerlukan visi moral yang tepat.
Manusia dengan ilmu pengetahuan akan mampu untuk berbuat apa saja yang. diinginkannya namun pertimbangan tidak hanya sampai pada apa yang dapat diperbuat. olehnya tetapi perlu pertimbangan apakah memang harus diperbuat dan apa yang. seharusnya diperbuat dalam rangka kedewasaan manusia yang utuh Pada dasarnya. mengupayakan rumusan konsep etika dalam ilmu pengetahuan harus sampai kepada. rumusan normatif yang berupa pedoman pengarah konkret bagaimana keputusan tindakan. manusia dibidang ilmu pengetahuan harus dilakukan Moralitas sering dipandang banyak. orang sebagai konsep abstrak yang akan mendapatkan kesulitan apabila harus diterapkan. begitu saja terhadap masalah manusia konkret Realitas permasalahan manusia yang. bersifat konkret empirik seolah olah mempunyai kekuasaan untuk memaksa rumusan. moral sebagai konsep abstrak menjabarkan kriteria kriteria baik buruknya sehingga. menjadi konsep normatif secara nyata sesuai dengan daerah yang ditanganinya. Dewasa ini pengetahuan dan perbuatan ilmu dan etika saling bertautan Tidak ada. pengetahuan yang pada akhirnya tidak terbentur pertanyaan apakah sesuatu itu baik atau. jahat Apa yang dikejar oleh pengetahuan menjelma menjadi Bagaimana dari etika. Etika dalam hal ini dapat diterangkan sebagai suatu penilaian yang memperbincangkan. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia etika berarti ilmu pengetahuan tentang asas asas akhlak moral Sedangkan etika menurut filsafat dapat disebut

Related Books