BAB II TINJAUAN PUSTAKA A Altruisme Definisi Altruisme

Bab Ii Tinjauan Pustaka A Altruisme Definisi Altruisme-PDF Download

  • Date:25 May 2020
  • Views:24
  • Downloads:0
  • Pages:18
  • Size:351.63 KB

Share Pdf : Bab Ii Tinjauan Pustaka A Altruisme Definisi Altruisme

Download and Preview : Bab Ii Tinjauan Pustaka A Altruisme Definisi Altruisme


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab Ii Tinjauan Pustaka A Altruisme Definisi Altruisme


Transcription:

Menurut David O Sears altruisme adalah tindakan sukarela yang. dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk menolong orang lain tanpa. mengaharapakan imbalan apapun kecuali telah memberikan suatu kebaikan. Nashori Fuad 2008 34 Dengan demikian dapat dikatakan bahwa suatu perilaku. altruisme atau tidak bergantung pada tujuan si penolong. Dengan kata lain altruisme adalah sifat mementingkan kepentingan orang. lain tanpa mengharapkan imbalan materi dari orang lain Sedangkan Jhon W. Santrock 2003 545 mendefinisikan bahwa altruisme adalah minat yang tidak. mementingkan dirinya sendiri untuk menolong orang lain. Altruisme merupakan suatu sifat suka mempertahankan juga. mengutamakan kepentingan orang lain cinta kasih yang tidak terbatas pada. sesama manusia juga merupakan sifat manusia yang berupa dorongan untuk. berbuat jasa dan kebaikan terhadap orang lain, Altruisme merupakan lawan dari egoisme dan membela sikap melayani. tanpa pamrih kepada orang lain kesediaan berkorban demi kepentingan orang lain. atau masyarakat serta usaha mengekang keinginan diri demi cinta orang lain. Lebih jauh lagi Macaulay dan Berkowitz mengatakan bahwa perilaku. altruisme adalah perilaku yang menguntungkan bagi orang lain Jadi seseorang. yang melakukan tindakan altruisme bukan sajamenguntungkan bagi si penolong. melainkan juga menguntungkan bagi orang orang yang ditolong sebab mereka. yang melakukan tindakan altruisme akan menolong orang lain tanpa. mengharapkan balasan apapun, Dari beberapa uraian di atas dapat disimpulkan bahwa definisi dari. altruisme adalah tindakan menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan. apapun dari orang yang ditolongnya,2 Ciri ciri Altruisme. Fuad Nashori mengutip Cohen yaitu ada tiga ciri altruisme yaitu. Empati adalah kemampuan untuk merasakan perasaan yang dialami. olehorang lain,b Keinginan memberi, Keinginan untuk memberi adalah maksut hati untuk memenuhi. kebutuhanorang lain,c Sukarela, Sukarrela adalah apa yang diberikan itu semata mata untuk orang lain.
tidakada kemungkinan untuk memperole imbalan Nashori 2008 36. Fuad mengutip leads yang menjelaskan bahwa ada tiga ciri altruisme. 1 Tindakan tersebut bukan untuk kepentingan diri sendiri. Ketika sipelaku memberikan tindakan altruistic boleh jadi ia mengambil. resiko yang berat namun ia tidak mengharapkan imbalan materi nama. kepercayaan tidak pula untuk menghindari kecaman orang lain Tindakan. tersebut semata mata untuk kepentingan orang lain,2 Tindakan tersebut dilakukan secara sukarela. Tidak keinginan untuk memperoleh apapun Kepuasaan yang diperoleh dari. tindakan sukarela ini adalah semata mata ditinjau dari sejauh mana. keberhasilan tindakan tersebut Misalnya bila donor darah yang diberikan. memberikan manfaat untuk menolong kehidupan maka si pemberi. pertolongan semakin puas, 3 Hasilnya baik bagi si penolong maupun yang menolong. Tindukan altruistic tersebut sesuai dengan kebutuhan orang yang ditolong. dan si pelaku memperoleh internalreward contohnya kebanggaan. kepuasan diri bahagia dan lain sebagainya atas tindakannya Nashori. Menurut teori Myers membagi perilaku altruisme ke dalam tiga aspek. 1 Memberikan perhatian terhadap orang lain, Seseorang membantu orang lain karena adanya rasa kasih saying. pengabdian kesetian yang diberikan tanpa ada keinginan untuk memperoleh. imbalan untuk dirinya sendiri,2 Membantu orang lain. Seseorang dalam membantu orang lain disadari oleh keinginan yang tulus. dan hati nurani dari orang tersebut tanpa adanya pengaruh orang lain. 3 Meletakkan kepentingan orang lain di atas kepentingan sendiri. Dalam membantu orang lain kepentingan yang bersifat pribadi. dikesampingkan dan lebih mementingkan kepntingan orang lain umum. Myers 1987 383,3 Faktor faktor Altruisme, Menurut Faturochman bahwa perilaku menolong itu dipicu oleh factor faktor.
1 Situasi sosial, Besar kecilnya kelompok Ada korelasi negative antara pemberian. pertolongan dengan jumlah pemerhati Makin banyak orang yang melihat. suatu kejadian yang memerlukan pertolongan makin kecil munculnya. dorongan untuk menolong Dalam keadaan sendirian seseorang yang. melihat satu korban ia akan merasa bahwa dirinya bertanggung jawab. penuh untuk menlong korban tersebut Sebaliknya bila ada beberapa orang. yang menyaksikan peristiwa itu maka masing masing beranggapan bahwa. apabila ia tidak menolong maka orang lain akan memberikan pertolongan. Kondisi dimana masing masing orang merasa bahwa member pertolongan. adalah bukan tanggung jawabnya sendiri dikenal sebagai diffusion of. responsibility Kondisi kondisi seperti ini tidak akan muncul bila kelompok. yang mengamati memiliki kohesivitas yang tinggi Dengan kata lain orang. orag yang ada disekitar kejadian merupakan suatu kelompok yang satu. dengan yang lainnya sudah saling mengenal Faturochman 2009 75 76. 2 Biaya menolong, Dengan keputusan member pertolongan berarti aka nada cost tertentu yang. harus dikeluarkan untuk menolong itu Pengeluaran untuk menolong bisa. berupa materi biaya barang tetapi yang lebih sering adalah pengeluaran. psikologis member perhatian ikut sedih dan lainnya Tidak hanya. pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk menolong cost of helping yang. menjadi pertimbangan tetapi juga pengeluaran yang harus ditanggung oleh. korban kelak atau pengeluaran untuk mengembalikan ke kondisi semula. victim cost Korban yang parah di satu sisi mendorong penolong untuk. segera menolong di sisi lain timbul pertimbangan bahwa hal itu berarti. memerlukan pengeluaran lebih banyak Apabila secaa sepintas korban. dianggap mampu menanggung pengeluaran itu maka kana muncul. pertolongan lebih cepat Sebaliknya bila calon penolong menganggap. kemampuan korban menanggung biaya tidak besar maka akan menghambat. muncul pertolongan sesegera mungkin Faturochman 2009 76. Hampir disemua golongan masyarakat ada norma bahwa member. pertolongan kepada orang yang membutuhkan adalah suatu keharusan. Gejala ini disebut norma tanggung jawab social norm of social. responsibility Meskipun ada norma semacam itu tidak bebrarti setiapa. orang suka membantu orang lain Dalam hal ini ada hal lain yang tidak bisa. diabaikan yaitu norm of reciprocity norma keuntungna timbale balik. Norma yang terakhir ini mencakup juga harapan bahwa dengan memberi. pertolongan sesuatu saat akan diberi pertolongan terutama oleh orang yang. pernah ditolongnya Faturochman 2009 76, Menurut Sarlito bahwa perilaku menolong itu dipicu oleh faktor dari luar atau dari. dalam diri sendiri,1 Suasana Hati, Jika suasana hati sedang enak orang akan terdorong untuk memberikan. pertolongan lebih banyak Maka mengapa pada masa puasa idulfitri atau. menjelang natal orang orang cenderung memberikan derma lebih. banyak Karena merasakan suasana hatiyang enak maka orang cenderung. ingin memperpanjangnya dengan perilaku yang positif. Riset menunjukan bahwa menolong orang lain akan lebih disukai jika. ganjarannya jelas Semakin nyata ganjarannya semakin mau orang. menolong Forgan Bower bagaimana dengan suasana hati yang buruk. menurut penelitian Carlson Miller asalkan lingkungannya baik. keinginan untuk menolong meningkat pada orang yang tidak bahagia. mencari cara untuk keluar dari keadaan itu dan menolong orang lain. merupakan pilihannya, Menolong orang lain membuat kita merasa enak tapi bisakah kita menolong.
orang lain tanpa dilatarbelakangi motivasi yang mementingkan diri sendiri. selfish Menurut Daniel Rahayu bisa yaitu dengan empati pengalaman. menempatkan diri pada keadaan emosional orang lain seolah olah. mengalaminya sendiri Empati inilah yang menurut Rahayu aka mendorong. orang untuk melakukan pertolongan altruistis,3 Meyakini Keadilan Dunia. Faktor lain yang mendorong terjadinya altruism adalah keyakinan akan. adanya keadilan di dunia justice of the world yaitu keyakinan bahwa. dalam jangka panjang yang salah akan dihukum dan yang baik akan dapat. ganjaran Menurut teori Melvin Lerner orang yang keyakinannya kuat. terhadap keadilan dunia akan termotivasi untuk memncoba memperbaiki. keadaan ketika mereka melihat orang yang tidak bersalah menderita maka. tanpa piker panjang mereka segera bertindak member pertolongan jika ada. yang kemalangan,4 Faktor Sosiobiologis, Secara sepintas pelaku altruistis member kesan kontraproduktif. mengandung resiko tinggi termasuk terluka dan bahkan mati Ketika orang. yang ditolong bisa selamt yang menolong mungkin malah tidak selamat. perilaku seperti itu antara lain muncul karena ada proses adaptasi dengan. lingkungan terdekat dalam hal ini orang tua selain itu meskipun minimal. ada pula peran kontribusi unsur genetic,5 Faktor Situasional. Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa ada karakter tertentu yang. membuat seseorang menjadi altruistic yang lebih diyakini adalah bahwa. seseorang menjadi penolong lebih sebagai produk lingkungan daripada. factor yang ada pada dirinya Factor kepribadian tidak terbukti berkaitan. dengan altruism Penelitian yang pernah ada menunjukan bahwa dalam. memberikan pertolongan ternyata tidak ada bedanya antara pelaku criminal. dan yang bukan maka disimpulakan bahwa factor situasional turut. mendorong seseorang untuk memberikan pertolongan kepada orang lain. 4 Teori Altruisme,a Teori Evolusi, Menurut teori evolusi inti dari kehidupan adalah kelangsuangan hidup gen. gen dalam diri manusia telah mendorong manusia untuk memaksimalkan. kesempatan berlangsungnya suatu gen agar tetap lestari Sarwono Eko. 2009 125 126,a Perlindungan kerabat kin protection.
Menurut teori evolusi tindakan orang tua ini adalah demi kelangsungan. gen gen orang tua yang ada dalam diri anak Orang tua yang mengutamakan. kesejahteraan anak dibandingkan dengan kesejahteraan dirinya sendiri. gennya akan mempunyai peluang lebih besar untuk bertahan dan lestari. dibandingkan orang tua yang mengabaikan anaknya Myers 1996 Hal ini. berlaku juga untuk kerabat yang lebih jauh di mana kedekatan gen gen. secara biologis membuat manusia terprogram secara alami untuk lebih. menolong orang yang masih tergolong kerabatnya,b Timbal balik biologic biological reciprocity. Seseorang menolong karena ia mengantisipasi kelak orang yang ditolong. akan menolongnya kembali sebagai balasan dan bila ia tidak menolong. maka kelak ia pun tidak akan mendapat pertolongan,b Teori Belajar. Sehubungan dengan sumbangan teori belajar terhadap tingkah laku menolong ada. dua teori yang menjelaskan tingkah laku menolong yaitu teori belajar social. social learning theory dan teori pertukaran social social exchange theory. Sarwono Eko 2009 126 127,a Teori belajar social social learning theory. Dalam teori belajar social tingkah laku manusia dijelaskan sebagai hasil. proses belajar terhadap lingkungan Berkaitan dengan tingkah laku menolong. seseorang menolong karena ada proses belajar melalui observasi terhadap model. Sesuai dengan prinsip belajar suatu tingkah langku akan diulang atau. diperkuat bila ada konsekuensi positif dari tingkah laku tersebut. Menurut teori belajar apa yang Nampak sebagai altruis sesungguhnya. dapatmempunyai kepentingan pribadi yang terselubung Misalnya orang dapat. merasa lebih baik setelah memberikan pertolongan atau menolong untuk. menghindari perasaan bersalah atau malu jika tidak menolong Deaux Dane dan. Wringhtsman 1993,b Teori pertukaran social social exchange theory. Menurut teori pertukaran social interaksi social bergantung pada untung. dan rugi yang terjadi Sesuia namaya teori ini melihat tingkah laku sosial. sebagaihubungan pertukaran dengan member dan menerima take and give. relationship Apa yang dipertukarkan dapat berupa materi missal uang atau. perhiasan atau nonmateri misalnya penghargaan penerimaan prestise Deaux. Dane dan Wringhtsman 1993, Teori ini mengatakan bahwa interaksi manusia mengikuti prinsip ekonomi.
yaitu memaksimalkan ganjaran untung dan meminimalkan biaya rugi atau. disebut dengan strategi minimax, Sesuai denga teori pertukaran social tingkah laku menolong juga bisa. semata mata hanya untuk menutupi kepentingan pribadi seseorang Missal. mendonor darah untuk mendapatkan pujian bukan niat untuk menolong orang. yang membutuhkan Dengan demikian keuntungan dari tingkah laku menolong. dapat bersifat menolong untuk memperoleh ibalan dari lingkungan external self. rewards atau menolong untuk mendapatkan kepuasan batin interrnal self. rewards Myers 1996,c Teori Empati, Empati merupakan respon yang kompleks meliputi komponen afektif dan. kognitif Dengan komponen afektif berarti seseorang dapat merasakan apa yang. lain rasakan dan dengan komponen kognitif seseorang mampu memahami apa. yang orang lain rasakan beserta alasannya Daniel Batson 1995 2008. menjelaskan adanya hubungan antara empati dengan tingkah laku menolong serta. menjelaskan bahwa empati adalah sumber dari motivasi altruistic Sarwono. Eko 2009 128 129, a Hipotesis empati altruism empathy altruism hypothesis. Ketika seseorang melihat penderitaan orang lain maka muncul perasaan. empati yang mendorong dirinya untuk menolong Dalam hipotesis empati. altruisme dikatakan bahwa perhatian yang empatik yang dirasakan. seseorang terhadap penderiataan orang lain akan menghasilkan motivasi. untuk mengurangi penderitaan orang terseburt Motivasi menolong ini bisa. sangat kuat sehingga seseorang bersedia terlibat dalam aktivitas menolong. yang tidak menyenangkan berbahaya bahkan mengancam jiwanya Batson. 1995 2008 Dengan demikian motivasi seseorang untuk menol. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa suatu perilaku altruisme atau tidak bergantung pada tujuan si penolong Dengan kata lain altruisme adalah sifat mementingkan kepentingan orang lain tanpa mengharapkan imbalan materi dari orang lain Sedangkan Jhon W Santrock 2003 545 mendefinisikan bahwa altruisme adalah minat yang tidak mementingkan dirinya sendiri untuk menolong orang lain Altruisme

Related Books